Budaya ›› Tiga Sejarahwan Maluku Jadi Pemakalah KNS IX

Tiga Sejarahwan Maluku Jadi Pemakalah KNS IX

Ambon - Tiga sejarahwan Maluku akan menyampaikan makalah mereka pada puncak pelaksanaan Konfrensi Nasional Sejarah IX, yang digelar Masyarakat Sejarahwan Indonesia (MSI) di Jakarta, 5-7 Juli mendatang.

Ketiga sejarahwan tersebut, masing-masing John A Pattikaihatu dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti), Ketua MSI Cabang Maluku, H. Maelissa dan Christian Isaac Tamaela dari Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM).

Pattikaihatu dalam release-nya yang diterima redaksi Siwalima, Sabtu (2/7) menjelaskan, pelaksanaan KNS IX yang akan dipusatkan di  Istana Wakil Presiden RI, akan berlangsung di bawah sorotan tema ‘Mencari kearifan dari keragaman pengalaman yang telah dilalui pencarian akademis bagi usaha menceredaskan kehidupan bangsa’.

Menurutnya, konferensi ilmiah ini pada dasarnya adalah ajang dari para ilmuan untuk mengadakan evaluasi suatu cabang ilmu. Karena konferensi adalah arena penjelajahan dalam wilayah keilmuan tertentu.

“KNS memusatkan perhatian pada segala aspek sejarah tanah air dan beberapa waktu lalu telah dibuka kesempatan bagi sejarahwan untuk menyampaikan penemuannya tentang sejarah negeri lain,” ungkapnya.

KNS yang akan berlangsung selama dua hari ini bertujuan, sebagai ajang berkumpulnya para sejarahwan untuk membahas berbagai aspek kesejarahaan.

Selain itu juga, sebagai upaya melakukan kajian dan evaluasi terhadap penulisan sejarah baik dalam kaitannya dengan perkembangan bangsa maupun perkembangan ilmu sejarah itu sendiri, untuk melihat perkembangan ilmu sejarah di Indonesia dan dunia luar, terutama tentang teori dan metodologi sejarah dan sebagai upaya inventarisir dan dokumentasi hasil-hasil temuan para sejarahwan selama ini.

“Dalam pelaksanaan KNS ini pula akan dibahas beberapa hal, yakni teori dan metodologi, masalah dan perkembangan pengajaran dan pendidikan sejarah, rekonstruksi dari peristiwa sejarah tertentu serta sejarah diplomasi,” ujarnya. (S-27)



Berita Terkait


Ambon