Pemerintahan ›› Toumahuw: Proses PAW Labune Belum Dilakukan

Toumahuw: Proses PAW Labune Belum Dilakukan

Ambon - Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Ambon atas nama Abdul Harun La Bune kepada Luaib Saihitua dari Partai Amanat Nasional (PAN) belum dapat dilakukan

Ketua DPRD Kota Ambon, Reinhard Toumahuw yang dikonfirmasi Siwalima mela­lui telepon selulernya, Selasa (3/4), mengungkapan, PAW Harun  Labune seperti yang diusulkan DPP PAN belum dapat dilakukan.

Pasalnya dalam surat per­mohonan PAW Labune ten­tang pembagian paruh waktu tidak diatur dalam aturan per­undang-undangan yang ber­laku, sehingga DPRD belum memproses usulan tersebut.

“Kita sudah menerima dan menindaklanjutinya setelah kita telaah maka belum dapat dilanjutkan prosesnya sebab pengusulan tentang paruh waktu  tidak dikenal atau di­atur dalam undang-undang,” ungkap Toumahuw.

Menurut Toumahuw, per­ma­salahannya bukan hanya tentang soal paruh waktu yang tidak diatur dalam undang-undang, namun per­syaratan administrasi yang disampaikan DPP PAN mela­lui suratnya kepada DPRD juga masih simpang siur.

“Kalaupun DPD PAN Kota Ambon terus mendesak un­tuk mempercepat proses PAW, saya sarankan agar par­tai menginstruksikan kepada Labune untuk membuat surat penguduran diri agar DPRD dapat segera memproses­nya,” cetus Taumahuw.

Sebelumnya diberitakan DPD PAN Kota Ambon men­desak DPRD kota untuk se­gera memproses usulan PAW atas nama Abdul Harun La Bune dengan Luaib Saihitua.

“Sudah hampir satu bulan, kita mengusulkan proses PAW ke DPRD, namun hing­ga kini belum juga ditindak­lanjuti, sehingga kami memin­ta agar DPRD harus segera memprosesnya,” tandas Ke­tua DPD PAN Kota Ambon, Hasan Suatrat kepada Siwa­lima, Jumat (30/3).

Suatrat meminta PAW atas nama Abdul Harun La Bune harus segera diproses, karena yang bersangkutan sudah ti­dak lagi menjadi pengurus atau anggota DPD PAN Kota Ambon, karena keanggotaan partainya sudah dicabut.

“Kami akan terus mengawal proses PAW ini, karena ke­ang­gotaan yang bersang­kutan sudah dicabut dari partai, sehingga tentunya aspi­rasi warga Kota Ambon seba­gai konsituennya tidak bisa lagi diperjuangkan,” tegas­nya. (S-16)



Berita Terkait


Ambon