Daerah ›› Transaksi Hasil Komoditi Perkebunan Masih Sepi

Transaksi Hasil Komoditi Perkebunan Masih Sepi


Ambon - Perkembangan transaksi hasil komoditi perkebunan unggulan Maluku, seperti  cengkeh dan pala serta bijinya, sampai saat ini masih terlihat sepi. Kalaupun ada itu juga tidak terlihat setiap harinya.

“Untuk transaksi hasil perkebunan sekarang ini agak sepi, terutama cengkih maupun biji pala bundar,” ungkap Evi salah satu pemilik toko pengumpul di Jalan Setia Budi saat ditemui Siwalima di toko miliknya, Sabtu (31/3).

Dijelaskan, tidak setiap hari itu petani datang untuk menjual hasil panen mereka, kalaupun ada itu juga dalam jumlah yang sedikit, terkecuali hari ini (Sabtu-red) cukup baik karena mencapai 160 kg biji pala bundar yang dibeli dari petani dari Pulau Seram dan Buru.

“ Untuk harganya juga masih bertahan sejak awal bulan Maret  sampai sekarang belum berubahn, seperti harga cengkih Rp 98 ribu/kg, biji pala bundar Rp 60 ribu/kg, fuli Rp130 ribu/kg, cokelat Rp 250 ribu/kg, dan kopra Rp 6.200/kg,” urainya.

Menurutnya, pihaknya bersama pembeli lainnya di kota ini selalu memantau perubahan harga di Surabaya sebagai pasar utama. Jika terjadi perubahan harga di Surabaya sudah pasti di Ambon juga akan berpengaruh.

Memang untuk harga komoditi perkebunan ini selalu fluktuasi terutama cengkih, biji pala bundar, dan kopra. Apalagi komoditas cengkih setiap bulan­­nya pasti terjadi perubahan harga, lanjutnya, namun sejak awal Maret sampai sekarang belum terjadi perubahan harga ini dipengaruhi oleh waktu musim panen.(S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon