Daerah ›› UN di Ambon Jadi Model Nasional

UN di Ambon Jadi Model Nasional


Ambon - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MA tahun ajaran 2014/2015 yang dilaksanakan di Kota Ambon ternyata menjadi model percontohan secara nasional.

Selama tiga hari pelaksanaan UN tersebut, ternyata Kementerian Pendidikan dan  Kebudayaan memberikan penilaian tertinggi dibandingkan kota-kota lainnya. Penilaian yang sama juga diberikan oleh Komisi X DPR dan Pusat Penilaian Pendidikan Pusat.

Kadis Pendidikan Kota Ambon Benny Kainama kepada Siwalima diruang kerjanya, Rabu (15/4) menjelaskan pelaksanaan UN di Kota Ambon akan dijadikan model untuk seluruh Indonesia karena dinilai berlangsung paling sukses dibandingkan dengan kota-kota lainnya.

“Kementerian Pendidikan dan  Kebudayaan menilai pelaksanaan UN di Ambon terbaik dari sisi waktu pelaksanan, pendistribusian bahan, pengawasan, tidak ada kebocoran soal, tidak adanya calo dalam pelaksanaan UN sehingga men­dapatkan penilaian yang terbaik oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Dikatakan model pelaksanaan UN yang berlangsung di Kota Ambon ini akan digunakan oleh pemerintah pusat guna diterapkan secara nasional dalam pelaksanaan UN tahun mendatang.

“Di kota-kota lain misalnya pendistribusian bahan ke masing-masing sekolah dilakukan sehari sebelum pelaksanaan UN sehingga indikasi kebocoran soal itu tinggi sekali dan ada kasus joki. Sementara di Ambon pendistribusian soal ujian satu jam sebelum pelaksanaan itu sudah dilakukan sejak empat tahun yang lalu dan itu terbukti efektif. Kita juga tidak menemukan adanya kebocoran soal di lapangan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Walikota Ambon Richard Louhenapessy menegaskan pemeritah tidak pernah bangga dengan hasil kelulusan 100 persen tetapi kualitasnya jelek karena hasil lulusan nantinya akan menentukan kemampuan bersaing dengan siswa dari sekolah lain di tingkat perguruan tinggi.

“Apa arti jika lulus 100 persen tetapi diterima sedikit di perguruan tinggi. Itu artinya kualitas kita kalah bersaing sehingga para siswa harus dapat mengerjakan soal dengan sebaik mungkin sesuai dengan apa yang kalian dapat selama berlajar,” harap Walikota saat meninjau pelaksanaan UN di SMAN 2 Ambon, Senin (13/4). 

Menurutnya pemerintah sangat mengharapkan para siswa lulus secara berkualitas sehingga proses­nya harus berlangsung secara selektif dan objektif. 

Senada dengan Walikota, Sekkot Ambon AG Latuheru yang meninjau pelaksanaan UN di SMAN 11 Ambon  mengaku pemerintah sudah meng­instruksikan kepada semua kepala sekolah untuk terus me­ningkatkan pengetahuan yang dimiliki oleh para siswa.

“Kita berharap tahun ini hasil kelulusannya lebih baik dari tahun sebelumnya supaya mutu pendi­dikan di Kota Ambon makin hari makin ada perubahan,” ungkapnya.  (S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon