Pemerintahan ›› Unpatti Diminta Jadi Jembatan Persahabatan Indonesia-Jepang Dubes Juga Tinjau Stasiun Radio Distrik Navigasi Ambon

Unpatti Diminta Jadi Jembatan Persahabatan Indonesia-Jepang


Ambon - Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Yoshinori Katori ber­harap civitas akademika Universitas Pattimura (Unpatti) dapat menjadi jembatan bagi persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

“Indonesia dan Jepang akan semakin mempererat hubungannya sebagai mitra yang tidak tergantikan. Anda semua akan memainkan pe­ranan yang sangat besar. Olehnya itu rajinlah belajar, sehingga anda semua dapat menjadi jembatan bagi persahabatan Indonesia-Jepang,” jelas Katori saat memberikan kuliah umum bertajuk “Hubungan Kerja­sama Indonesia-Jepang” di depan civitas akademika Unpatti yang berlangsung di Auditorium Rektorat Unpatti, Kamis (2/2).

Katori mengaku dirinya berkeingi­nan untuk memperat kerja sama antara pemerintah Jepang dan Pe­merintah Maluku termasuk dengan Unpatti.

“Saya ingin mengetahui tentang Provinsi Maluku sehingga saya berkunjung kesini dan khususnya ke Unpatti, apalagi sampai saat ini belum ada sister city antara kota di Jepang dengan salah kota di Maluku,” ungkapnya.

Dikatakan, Provinsi Maluku sebenarnya memiliki kesamaan yang strategis dengan Jepang karena terdiri dari kepulauan.

“Sektor kelautan dan perikanan juga sangat penting karena Jepang merupakan daerah kepulauan yang karakteristiknya  sama dengan Maluku,” katanya.

Katori menjelaskan, hubungan Jepang dengan Provinsi Maluku ternyata sudah sangat lama.

“Menurut kabar, ada orang Jepang yang datang ke Kota Ambon sekitar tahun 1600 dan bekerja di pertambangan. Kemudian sekitar tahun 1930, ada juga orang Jepang bernama Ko Hara mengetahui adanya sumber daya kelautan yang kaya di laut sekitar Provinsi Maluku dan membangun pabrik pengolahan sumberdaya laut di Ambon. Sekarang pun perusahaan Jepang mengerjakan tambak udang di Pulau Seram,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, Provinsi Maluku maupun khususnya Kota Ambon belum banyak dikenal di Jepang. “Fakta ini membuat saya dirinya sebagai Staf Kedutaan Besar Jepang ingin aktif mempromosikan Provinsi Maluku agar dapat dike­tahui sehingga semakin banyak orang Jepang yang berkunjung ke Ma­luku,” kata Katori.

Tinjau Distrik Navigasi

Usai memberikan kuliah umum bagi civitas akademika Unpatti, Dubes Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori juga meninjau stasiun radio Distrik Navigasi Klas I Ambon.

Saat tiba Dubes Yoshinori Katori disambut oleh Kepala Distrik Navigasi Klas I Ambon, Sudarlan dan langsung meninjau sejumlah fa­silitas stasiun radio yang menggu­nakan teknologi dari Jepang.

Kepala Distrik Navigasi Klas I Ambon, Sudarlan pada kesempatan tersebut mengatakan, keberadaan peralatan navigasi buatan Jepang sangat membantu tugas jajaran Distrik Navigasi untuk memantau pergerakan kapal.

“Kami berterima kasih karena peralatan navigasi khususnya pada stasiun radio yang merupakan buatan Jepang sangat membantu tugas jajaran Distrik Navigasi Klas I Ambon,” ungkapnya.

Sementara Dubes Yoshinori Katori lebih banyak menanyakan tugas jajaran Distrik Navigasi Klas I Ambon serta hambatan dan tantangan yang dihadapi. (S-35)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon