Budaya ›› Wagub Dukung Kembalikan Negeri Iha ke Saparua

Wagub Dukung Kembalikan Negeri Iha ke Saparua


Ambon - Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff mendukung sepenuhnya kesepakatan Tim Kerja Pemben­tukan Forum Tiga Basudara masing-masing Iha, Ullath dan Tuhaha untuk mengembalikan Negeri Iha ke negeri asal di Pulau Saparua, Ka­bupaten Maluku Tengah (Malteng).

“Sebagai pemerintah daerah kami mendorong sepenuhnya komitmen forum ini untuk mengembalikan Negeri Iha ke daerah asal dan siap untuk memfasilitasinya,” ungkap Assagaff saat mengukuhkan tim kerja tiga basudara, yang berlang­sung di Baileo Slamet Riyadi Makorem 151/Binaiya, Jumat (9/12).

Dengan tema ‘Merajut Persauda­raan, Membangun Negeri’ kata Assagaff, telah menjadi sebuah cita-cita untuk membangun ketahanan kebudayaan Maluku yang kuat.

“Saya berharap pengukuhan ini menjadi titik picu langgengnya kembali kehidupan orang basudata di Saparua,” katanya.

Dijelaskan, sejak dulu Saparua ter­kenal bukan karena aspek sejarah­nya melainkan keharmonisan hidup orang basudara yang terbawa sam­pai saat ini tetapi jika ada sejumlah kasus yang terjadi di Saparua, maka hal itu bukan karena runtuhnya mekanisme nilai hidup orang ba­sudara melainkan lemahnya sistem internal yang tidak mampu mem­bendung nilai-nilai global yang sangat kuat berpengaruh.

“Langkah yang sudah digagas ini menjadi pekerjaan mulia bagi anak cucu dan generasi penerus dari waktu ke waktu,” jelasnya. 

Assagaff mengaku, momentum ini merupakan sebuah refleksi dari budaya hidup pela gandong, ain ni ain, kidabela kalwedo, duan lolat, atau di dalam mekanisme masohi serta hamaren, yang mengandung mekanisme-mekanisme persau­da­raan dan kerja sama sosial antar masyarakat, antar mata rumah, antar negeri yang sejak zaman leluhur telah menyusun suatu mekanisme kehidupan yang harmonis, toleran, emanisipatif, dan terbuka.

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota Ambon, MAS Latuconsina  dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kom­ponen masyarakat di ketiga negeri ini yang telah memberikan duku­ngan sepenuhnya kepada pihaknya, saat proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Ambon, beberapa waktu lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih bagi seluruh komponen masyarakat yang telah mendukung kami pada proses pilkada kemarin. Harapan dan dukungan yang telah diberikan oleh seluruh pihak akan kami per­tanggungjawabkan untuk kemajuan kota ini ke depan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Penyeleng­gara Chres Latumahina dalam laporannya mengatakan, Forum ini mempunyai tugas untuk mengem­balikan kaka Iha ke negeri asal di Saparua, menelusuri sejarah ba­sudara Iha, Tuhaha, Ullath untuk diseminarkan dan forum ini juga akan bersama-sama dengan Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon melaku­kan rekonstruksi yang hakiki di Maluku.

“Dalam kesempatan ini, kami mohon bantuan Gubernur Maluku dan jajarannya maupun Walikota Ambon dan jajarannya jika pada waktunya forum ini melakukan tugasnya,” katanya.

Untuk diketahui, berdasarkan kesepakatan bersama  yang telah diaktakan tanggal 24 April 2011 dan telah dilaksanakan rapat bersama pada 24-26 November 2011 dan tanggal 7 Desember 2011 oleh masing-masing IE Toekan (tokoh masyarakat Iha), A Louhenapessy (Ketua Ikatan Warga Beinusa Amalatu Kota Ambon) serta HD Nikikuluw (Ketua Persekutuan Warga Beilohy Amalatu Kota Ambon) resmi mengangkat M Nasir Ali Toe­kan, A Louhenapessy, HD Nikijuluw sebagai tim Pengarah dan anggotanya sebanyak 20 orang. (Mg-2)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon