Ambon - Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, warga miskin di Kota Ambon saat ini di bawah 10 persen.
Dalam pertemuan dengan delegasi Uni Eropa Guy Platton, Direktur Mercy Corps Paul Jeffrey dan perwakilan Uni Eropa yang Project Officer untuk bagian rekontruksi pasca bencana, Vebry Muammar di ruang kerjanya, Selasa (21/2), Walikota mengaku saat ini jumlah penduduk Kota Ambon tercatat sebanyak 388 ribu dan berdasarkan hasil survei di akhir tahun 2011 jumlah warga miskin di Kota Ambon mencapai 7,4 persen.
Dikatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan terus berupaya untuk menekan jumlah kemiskinan, yang ditargetkan pada akhir 2012, tingkat kemiskinan di Kota Ambon dapat ditekan hingga tujuh persen.
“Kemiskinan yang terjadi di Kota Ambon diakibatkan warga benar-benar dalam kondisi miskin dan kemiskinan juga terjadi akibat adanya pengungsi yang harta bendanya musnah terbakar saat terjadinya insiden bentrokan beberapa waktu lalu,” katanya.
Walikota menjelaskan, intervensi yang akan dilakukan oleh pemerintah dalam rangka untuk menekan angka kemiskinan adalah dengan membuat program pemberdayaan dan pemkot terus menggalakkan program pemberdayaan, namun juga dibutuhkan kerjasama dengan pihak ketiga termasuk Uni Eropa dan LSM seperti Mercy Corps.
“Saat ini pemkot Ambon terus berupaya untuk membangun, menata dan membenahi Ambon sehingga Uni Eropa dan Mercy Corps juga diminta untuk turut bekerjasama dengan Pemkot untuk membangun Ambon terutama dalam membangun Ambon,” jelasnya
Walikota memberikan apresiasi kepada Uni Eropa yang telah melakukan berbagai program di Kota Ambon seperti penanganan pengungsi yang merupakan korban konflik dan rencana Uni Eropa melalu Mercy Corps untuk sanitasi dan program-program lainnya.
“Pemkot juga akan mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dengan melakukan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan public seperti membangun sarana dan parasarana publik berupa sanitasi dan fasilitas publik lainnya. Kita terus berupa untuk membangun Ambon dengan membangun berbagai fasilitas publik dan pemberdayaan masyarakat dan kita butuh kerjasama dengan pihak ketiga seperti Uni Eropa dan Mercy Corps. Kerjasama ini sangat penting dalam upaya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat terutama dalam upaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat untuk hidup lebih baik,” tandas Walikota.
Sementara itu, Direktur Mercy Corps, Paul Jeffrey mengatakan, tahun ini dana yang telah disiapkan untuk melakukan berbagai program di Kota Ambon mencapai 2 juta euro.
Ia berharap, semua program yang direncanakan untuk dilakukan di Kota Ambon dapat berjalan dengan baik sehingga target untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat di kota manise ini dapat tercapai.
Paul juga mengaku senang mengunjungi Ambon dan sudah lima kali berkunjung ke kota ini. Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemkot Ambon karena turut memberikan perhatian untuk bekerjasama dengan Mercy Corps dalam mengembangkan misinya di Ambon. (S-26)