Politik ›› Yakin Raih 40 Persen Suara SETIA Daftar Pertama di KPU Maluku

Yakin Raih 40 Persen Suara

Ambon - Pasangan Said Assagaff-Zeth Sa­hu­-burua menjadi pasangan pertama yang mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku sebagai bakal calon gubernur dan wakil gu­ber­nur periode 2013-2018, Selasa (19/2).

Pasangan yang berjuluk SETIA ini diarak oleh ribuan massa pendukungnya mulai dari Posko Pemenangan Pasangan SETIA di Jalan AM Sangadji menuju Kantor KPU Provinsi Maluku di kawasan Tantui, Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Ribuan massa pendukung yang berasal dari partai politik pendukung dan pengusung pasangan SETIA yaitu Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Pelopor, PNI Marhaenisme dan Partai Damai Sejahtera (PDS) tersebut menggunakan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat.

Arakan-arakan mulai bergerak dari Posko Pemenangan Pasangan SETIA pada pukul 08.30 WIT dan tiba di Kantor KPU Provinsi Maluku pada pukul 09.00 WIT.

Calon Gubernur Said Assagaff bersama calon Wakil Gubernur Zeth Sahuburua didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku M Fatani Sohilauw, anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar Maluku Richard Louhenapessy dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Persatuan Pem­bangunan (PPP) Provinsi Maluku, MAS Latuconsina saat arak-arakan tersebut menggunakan mobil jeep terbuka.  Mereka juga terlihat melam­baikan tangan saat melewati sejum­lah ruas jalan yang dipadati warga.

Setelah tiba di Kantor KPU Pro­vinsi Maluku, pasangan SETIA bersama para pendukungnya diteri­ma oleh Ketua KPU Provinsi Maluku Idrus Tatuhey didampingi anggota yang terdiri dari Noferson Hukunala, MG Lailossa, M Nasir Rahawarin, Musa L Toekan serta Sekretaris Arsyad Rahawarin.

Ketua Tim Pemenangan Pasa­ngan SETIA, Jantje Wenno bersama calon Gubernur Said Assagaff dan calon Wakil Gubernur Zeth Sahu­burua serta didampingi Ketua DPD/DPW partai politik pengusung ke­mu­dian menyerahkan berkas pen­daftaran kepada Ketua KPU Pro­vinsi Maluku Idrus Tatuhey.

Pasangan SETIA mendaftar de­ngan dukungan rekomendasi dari tujuh partai politik.  Enam dianta­ranya, memiliki 20 kursi di DPRD Provinsi Maluku.

Keenam partai politik pendukung tersebut Partai Golkar, PKS, PPP, PAN, Partai Pelopor dan PNI Mar­hae­nisme, sementara satu partai politik lainnya yang tidak memiliki kursi di DPRD Maluku yaitu PDS. Partai Golkar memiliki 8 kursi di DPRD Maluku sementara PKS (6 kursi), PPP (2 kursi), PAN (2 kursi), Partai Pelopor (1 kursi) dan PNI Marhae­nisme (1 kursi).

Sesuai Keputusan Komisi Pemi­lihan Umum Provinsi Maluku Nomor 06/Kpts/KPU-PROV-028/XII/2012 tentang Jumlah Kursi dan Jumlah Suara Sah Paling Rendah Untuk Calon Yang Diajukan Partai Politik Atau Gabungan Partai Politik Dalam Pemilihan  Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku tahun 2013 menyatakan jumlah kursi dan jumlah suara sah paling rendah untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik menggunakan salah satu presentase yaitu partai politik atau gabungan partai politik memperoleh sekurang-kurangnya 15 persen dari jumlah kursi di DPRD Maluku atau presen­tase 15 persen dari akumulasi per­olehan suara sah Pemilu Anggota DPRD Provinsi Maluku tahun 2009.

Partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yaitu partai politik atau gabungan partai politik yang memperoleh sekurangnya-kurangnya tujuh kursi dari jumlah kursi yang ada di DPRD Provinsi Maluku hasil Pemilu Anggota DPRD Provinsi Maluku tahun 2009.

Sementara partai politik atau gabungan partai politik yang tidak memperoleh kursi di DPRD Provinsi Maluku dapat mengusulkan pasa­ngan calon gubernur dan wakil gu­bernur berdasarkan perolehan suara sah yaitu sekurang-kurangnya 15 persen dari akumulasi perolehan suara sah 770.849 suara yaitu 116.977 suara sah hasil Pemilu Anggota DPRD Provinsi Maluku tahun 2009.

Kendati demikian, pasangan SETIA memilih terdaftar bukan dengan dasar akumulasi kursi DPRD Maluku yang dimiliki partai politik pengusung dan pendukung namun akumulasi suara sah partai politik pengusung dan pendukung saat Pemilu Legislatif 2009.

Saat Pemilu Legislatif 2009, Partai Golkar yang mengusung pasangan SETIA meraih 105.689 suara sah sementara PKS (53.373 suara), PPP (29.310 suara), PAN (31.491 suara), Partai Pelopor (15.654 suara), PNI Marhaenisme (12.904 suara) dan PDS (9.626 suara) sehingga total suaranya sebanyak 258.047 suara atau setara dengan 35 persen dari akumulasi perolehan suara sah hasil Pemilu Anggota DPRD Provinsi Maluku tahun 2009.

Setelah berkas pencalonan tersebut diserahkan, Sekretaris KPU Provinsi Maluku Arsyad Rahawarin kemudian melakukan pengecekan kelengkapan berkas yang dimasuk­kan. Pasangan hanya tersisa dua berkas yang belum dilengkapi yaitu pas foto terbaru hitam putih ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Ne­gara (LHKPN) yang harus dikla­rifikasi dan diverifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Memang masih ada dua berkas yang belum dilengkapi. LHKPN itu harus diurus ke KPK. Pada prinsipnya tidak ada masalah bahkan kedua berkas tersebut dapat dimasukkan sehari sebelum penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur,” ujar Ketua KPU Maluku, Idrus Tatuhey.

Yakin Raih 40 Persen

Sementara calon Gubernur Malu­ku Said Assagaff kepada wartawan usai mendaftar di KPU Maluku mengatakan, pihaknya yakin akan menang hanya dalam satu putaran pemilih dengan perolehan suara diatas 40 persen.

“Kita percaya akan hasil-hasil survei tingkat elektabilitas dan popularitas dari berbagai lembaga survei. Kita yakin menang hanya dalam satu putaran pemilihan dengan perolehan suara diatas 40 persen, apalagi kita didukung koalisi partai politik yang memiliki 20 dari  45 kursi di DPRD Maluku. Kita yakin masyarakat Maluku juga akan setia apalagi kita mengusung spirit terus bekerja untuk rakyat,” katanya.

Menurutnya, masyarakat Maluku akan berada pada barisan paling depan untuk memenangkan pasa­ngan SETIA.

“Saya kira kita berproses dengan partai pengusung cukup lama. Sebelum partai pendukung dari Golkar menentukan pilihan, kita sudah mulai berproses dengan partai pengusung mulai dari partai yang berbasis agama hingga partai nasionalis yang begitu banyak. Saya yakin masyarakat Maluku akan berada pada barisan paling depan untuk memenangkan pasangan SETIA,” ungkapnya.

Usai mendaftar, pasangan SETIA bersama ribuan massa pendukung melakukan arak-arakan dari Kantor KPU Provinsi Maluku kembali ke Posko Pemenangan.(Mg-4)



Berita Terkait


Ambon