Jumat, 19 Desember 2014

Jumat, 20 Nopember 2009
Masa Jabatan RT/RW Disoroti

Ambon - Pemerintah kota (pemkot) Ambon diminta memperhatikan masa kerja Ketua Rukun Tentangga maupun Rukun Warga ((RT/RW). Ini perlu karena seringkali terjadi gesekan di tengah masyarakat, akibat persoalan itu.

Demikian dikatakan Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon Ibrahim Seknun kepada Siwalima di ruang kerjanya, Kamis (19/11).

Menurutnya, apa yang disampaikan ini adalah bentuk penyampaian aspirasi rakyat yang diwakilinya. Sesuai ketentuan peraturan yang berlaku, masa periode RT/RW ditetapkan selama tiga tahun.

"Ini merupakan keluhan dari masyarakat, jika memang masa jabatnnya telah selesai, namun karena keinginan masyarakat untuk mengangkatnya kembali menjadi RT maka itu tidak jadi persoalan. Hal berbeda bila, bila telah selesai dan sebagain besar menginginkan adanya perubahan kepemimpinan hingga perlu pemilihan lagi. Ini bisa saja menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Hal ini perlu menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu stabiltas keamanan maupun pemerintahan di tingkat tersebut. Padahal ketua RT/Rw merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Ini harus diperhatikan karena RT/RW merupakan lini terdepan di masyarakat. Apa jadinya jika masyarakat tidak lagi mendengarkan RT. Mereka bisa saja melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu camat, lurah/raja harus memperhatikan hal ini," tegasnya. (S-30)


Berita Terkait :